Indonesia Perlu Modernisasi Mesin di Industri Makanan
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Adhi S Lukman mengatakan bahwa Indonesia perlu melakukan industrialisasi dan modernisasi pemrosesan makanan tradisional menggunakan teknologi mesin.
Menurut Adhi, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, rasa dan ukuran yang seragam dibandingkan dengan proses pembuatan manual. Adhi menyampaikan, dengan standar yang sama maka pasar global untuk industri makanan dan minuman Indonesia semakin terbuka lebar.
"Kadang-kadang pasar global ingin yang rasanya bagus, packaging menarik, enggak besar-kecil. Jadi terjadi industrialisasi pangan tradisional," ujar Adhi ditemui dalam acara "Problem-Solving Forum: Indonesian Food Technology Overseas Expert System 2023" di Jakarta, Senin.
Adhi mengatakan, penggunaan teknologi mesin pada makanan tradisional dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Selain itu, dengan teknologi terkini dapat membuat kemasan produk lebih menarik dan terjamin higienitasnya. Lebih lanjut, salah satu negara yang sudah menerapkan penggunaan teknologi mesin dalam memproses makanan adalah Taiwan. Menurut Adhi, hasil inovasi Taiwan mampu menciptakan mesin untuk membuat makanan seperti dimsum, nastar hingga onde-onde.

Komentar
Posting Komentar